St Mirren memuncaki klasemen Scottish Premiership setelah meraih dua kemenangan beruntun di awal musim. Tim asal Paisley itu mengalahkan Falkirk dan St Johnstone tanpa kebobolan satu gol pun. Capaian ini menjadi kejutan besar, mengingat banyak pihak memprediksi St Mirren akan kembali terpuruk musim ini.
Keberhasilan ini terasa istimewa karena musim lalu St Mirren nyaris terdegradasi dan hanya selamat melalui play-off. Padahal, di musim yang sama mereka juga menjuarai Piala Liga Skotlandia. Manajer Craig McLeish mengaku pengalaman pahit play-off itu justru menjadi bahan bakar motivasi. Kini, dengan enam poin dari dua laga, St Mirren membuktikan diri layak diperhitungkan di kasta tertinggi sepak bola Skotlandia.

Kemenangan Beruntun St Mirren di Awal Musim
St Mirren membuka musim ini dengan hasil yang nyaris sempurna. Tim asal Paisley itu mencatatkan dua kemenangan dari dua pertandingan pertama Scottish Premiership. Berikut rincian hasilnya:
- Menang atas Falkirk di laga perdana
- Menang atas St Johnstone di laga kedua
- Dua clean sheet beruntun tanpa kebobolan satu gol pun
Hasil ini sangat kontras dengan performa St Mirren pada musim sebelumnya. Saat itu, mereka nyaris terdegradasi dan harus melewati play-off untuk bertahan di divisi utama. Tidak heran jika pendukung dan pengamat sempat pesimistis menjelang musim ini.
Memang, dua pertandingan masih terlalu dini untuk menyimpulkan apa pun. Namun, sinyal kebangkitan St Mirren sudah terlihat jelas. Elemen-elemen yang dulu membuat tim ini tampil di atas ekspektasi, termasuk di era Stephen Robinson, mulai kembali terlihat.
Pengalaman Play-off Jadi Bahan Bakar Motivasi
Manajer Craig McLeish menegaskan bahwa kunci kebangkitan St Mirren, yang merupakan juara Piala Liga Skotlandia musim lalu, adalah kembali ke hal-hal dasar. Selain itu, ia juga memanfaatkan pengalaman negatif play-off musim lalu sebagai motivasi tambahan. “Saya masih menggunakannya sebagai bahan bakar. Saya tidak ingin mengalaminya lagi,” ujarnya kepada BBC Scotland.
McLeish mengakui bahwa perjalanan timnya musim ini masih sangat panjang dan harus terus membangun. Enam poin dari dua pertandingan adalah awal yang bagus, tetapi ia tidak ingin berpuas diri. Ia juga menekankan pentingnya kepercayaan antarpemain setelah musim lalu dihantui rasa gugup. “Musim lalu kami menjalani dua laga play-off yang mengerikan, bahkan dari segi emosi, ada begitu banyak rasa gugup ketika kami melangkah ke lapangan,” kenangnya.
Filosofi McLeish jelas: St Mirren harus menjadi tim yang sulit dikalahkan. Dua clean sheet di laga awal menjadi bukti bahwa timnya berada di jalur yang tepat. “Kami ingin benar-benar bagus dalam hal-hal dasar dan tidak bosan dengan itu. Berlari, energi, dan keinginan. Kami ingin bugar, kuat, dan tanpa henti musim ini melawan siapa pun,” tegasnya.
Jacob Chapman, Kiper Baru yang Langsung Berperan
Salah satu pahlawan di balik start apik St Mirren adalah kiper anyar Jacob Chapman. Penyelamatan penalti yang dilakukannya pada awal babak kedua menjadi fondasi penting sebelum Killian Phillips mencetak gol dari titik putih. Chapman baru bergabung tetapi langsung memberikan dampak besar bagi lini pertahanan.
Chapman memuji kerja keras seluruh tim dalam laga tersebut. Para bek berani menghadang bola, bahkan Alex Gogic rela menahan bola dengan kepalanya di berbagai situasi. Para penyerang pun ikut turun membantu pertahanan, sesuatu yang menurut Chapman menjadi kunci solidnya tim.
Menurut Chapman, permainan St Mirren masih perlu dibersihkan di beberapa sisi karena masih ada momen yang agak kacau. Meski begitu, ia melihat ada sepak bola indah yang dimainkan di area-area tertentu. “Ini menentukan tempo untuk musim ini. Tidak berarti kami akan memenangkan setiap pertandingan, tetapi ini pasti membantu,” katanya.
Killian Phillips, Bintang Muda yang Mencuri Perhatian
Bicara soal performa St Mirren, nama Killian Phillips tidak bisa dilewatkan. Gelandang berusia 24 tahun itu telah mencetak tiga gol untuk St Mirren di Scottish Premiership musim ini. Ia juga menjadi pengaruh besar bagi tim secara keseluruhan.
McLeish mengungkapkan bahwa Phillips sudah berada di angka sekitar 100 penampilan bersama St Mirren. Artinya, wajar jika sang pemain mulai melirik langkah berikutnya dalam kariernya. “Jika dia menarik minat klub lain, maka bagus. Kami sedang melakukan pekerjaan kami,” kata McLeish.
McLeish percaya bahwa semakin lama Phillips bertahan dan bermain di bawah arahannya, semakin baik pula peluang pemain itu mendapatkan transfer terbaik. Ia siap menghadapi kemungkinan apa pun, baik di bursa transfer saat ini, Januari nanti, atau hingga akhir musim. “Kami hanya senang memiliki dia di grup kami. Dia bagian yang sangat besar. Jika dia terus bermain seperti itu, masa depannya akan berjalan dengan sendirinya,” pungkasnya.
Model Pengembangan Pemain dan Masa Depan St Mirren
McLeish tidak menutup-nutupi kenyataan bahwa model St Mirren adalah mengembangkan pemain lalu melepasnya ke klub yang lebih besar. Phillips adalah contoh paling menonjol dari strategi ini. Model semacam itu memang berisiko, tetapi memberikan keuntungan finansial yang penting bagi klub.
Dalam konteks yang lebih luas, awal musim yang apik ini menunjukkan bahwa tim-tim di luar papan atas Skotlandia tetap bisa bersaing. Dengan manajemen yang tepat, pemain muda yang berkembang, dan semangat tinggi, klub seperti St Mirren bisa berbicara banyak di kompetisi. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah mereka mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Dua pertandingan memang terlalu dini untuk menarik kesimpulan besar. Namun, fondasi yang dibangun McLeish bersama para pemainnya sudah terlihat di lapangan. Jika semangat ini bertahan, bukan tidak mungkin St Mirren kembali menjadi tim yang diperhitungkan seperti di era Stephen Robinson.
St Mirren telah membuka musim dengan luar biasa, memuncaki klasemen berkat dua kemenangan dan dua clean sheet. Pengalaman pahit play-off musim lalu kini berubah menjadi bahan bakar motivasi yang membakar semangat mereka. McLeish dan anak asuhnya tampak bertekad untuk tidak mengulang kesalahan yang sama.
Dengan Killian Phillips yang sedang dalam performa terbaiknya, kiper baru yang langsung berkontribusi, serta filosofi back to basics yang dijalankan dengan disiplin, St Mirren punya modal berharga untuk bersaing. Tentu, perjalanan musim ini masih sangat panjang. Namun, awal yang manis ini setidaknya memberi harapan baru bagi para pendukung St Mirren.