my slot

Gianni Infantino Mundur: Norwegia Desak, Meksiko Dukung

Desakan agar Gianni Infantino mundur dari kursi presiden FIFA semakin nyaring setelah rencananya menjual sebagian hak Piala Dunia kepada investor swasta dibatalkan. Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) kini secara eksplisit meminta pria 56 tahun itu meletakkan jabatannya. Ketua NFF Lise Klaveness menegaskan bahwa Infantino tidak lagi memiliki kepercayaan institusional yang dibutuhkan untuk memimpin FIFA secara stabil di tengah situasi seperti sekarang.

Sikap Norwegia ini lebih jauh daripada Inggris, Wales, Kroasia, dan Albania yang hanya menarik dukungan tanpa meminta Infantino mundur. Di tengah desakan itu, Meksiko dan pimpinan Conmebol justru menyatakan dukungan terhadap Infantino. Perbedaan sikap ini menunjukkan betapa tajamnya perpecahan di internal FIFA menjelang pemilihan presiden tahun depan. FIFA sendiri belum memberikan tanggapan resmi setelah dimintai komentar.

Apa yang Memicu Desakan Gianni Infantino Mundur?

Klaveness, yang berprofesi sebagai pengacara, membeberkan sejumlah kekhawatiran NFF kepada FIFA selama empat tahun terakhir. Ia menyoroti cara turnamen-turnamen diberikan, pemberian FIFA Peace Prize perdana kepada Presiden AS Donald Trump pada Desember, serta pencabutan larangan bermain penyerang Amerika Folarin Balogun pada Piala Dunia terbaru setelah ada panggilan telepon dari Trump. Semua persoalan itu membuat NFF menilai Infantino tidak layak melanjutkan kepemimpinan.

Klaveness menegaskan tidak ada jalan mundur bagi Infantino menurut pandangan NFF. Kerja sama sepak bola internasional disebutnya sedang dalam masalah besar, sehingga perlu ada alasan kuat untuk berkumpul dan meminta presiden FIFA mundur. NFF tidak akan meminta rapat luar biasa UEFA, tetapi akan menyampaikan permintaan mundur itu dalam dialog langsung dengan FIFA.

Rencana yang batal itu adalah tawaran kepada seluruh asosiasi anggota untuk menerima investasi swasta di turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia putra dan putri, melalui anak usaha bernama FIFA Forward Enterprise (FFE). Infantino sempat menawarkan 40 juta dolar AS, sekitar 30 juta poundsterling, kepada setiap asosiasi jika mereka mendukung proposal tersebut. UEFA menyebut proposal itu sebagai kesepakatan yang buruk, di belakang layar, dan tidak transparan, sementara Concacaf mengecamnya sebagai gejala kepemimpinan yang berhenti menempatkan sepak bola sebagai prioritas.

Dukungan untuk Infantino dari Meksiko, Conmebol, dan Argentina

Di tengah derasnya kritik, Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) justru menyatakan dukungan terbuka. Sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia 2026, Meksiko memilih berseberangan dengan Concacaf yang menaungi sepak bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia. FMF menilai kepemimpinan Infantino masih penting untuk mendorong perkembangan sepak bola melalui penguatan kelembagaan.

Conmebol, konfederasi Amerika Selatan, juga mengeluarkan pernyataan yang menolak upaya menyingkirkan Infantino tanpa voting yang melibatkan 211 anggota FIFA. Meski begitu, Conmebol tetap menyuarakan keprihatinan atas tindakan sepihak yang berulang tanpa dialog atau mekanisme kelembagaan. Ketua Conmebol Alejandro Dominguez mendampingi Infantino pada pelantikan presiden baru Kolombia, Abelardo de la Espriella, dan menegaskan bahwa mereka berdiri bersama Gianni.

Dominguez juga memuji rekam jejak Infantino dan menyebut Piala Dunia 2026 berjalan sangat sukses. Ia menegaskan Conmebol punya posisi yang tegas untuk mendukung institusionalitas, bukan sekadar mendukung figur tertentu. Jika ada kandidat lain yang ingin maju, menurutnya itu sah dan bisa menyehatkan sepak bola, karena Conmebol akan mendukung apa pun yang terbaik untuk olahraga ini.

Federasi Sepak Bola Argentina juga memuji Infantino karena dianggap mengakui dan meminta maaf atas kesalahan-kesalahannya. Argentina menggambarkan satu dekade kepemimpinan Infantino sebagai periode yang berpusat pada perkembangan sepak bola dunia dan tata kelola yang jelas, stabil, serta transparan. Argentina dan Paraguay termasuk negara yang secara terbuka mendukung pemilihan kembali Infantino.

Penentang Keras dan Sikap Konfederasi Regional

UEFA menjadi salah satu penentang paling keras kepemimpinan Infantino. Mereka sudah menyatakan kehilangan kepercayaan dan menyebut rencana investasi lewat FFE sebagai kesepakatan yang buruk, di belakang layar, dan tidak transparan. UEFA juga mengingatkan bahwa tim-tim Eropa masih bisa memboikot Piala Dunia karena syarat-syarat mereka belum dipenuhi.

Federasi Inggris telah mengirim surat yang menarik dukungannya terhadap Infantino, disusul Wales, Albania, dan Kroasia. Namun keempatnya tidak sampai meminta Infantino mundur, justru Norwegia yang mengambil langkah lebih jauh. Concacaf sendiri meminta adanya pertanggungjawaban menyeluruh atas kepemimpinan Infantino, tetapi tidak sampai menyatakan kehilangan kepercayaan.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sempat berdiri bersama UEFA dan Concacaf dalam menentang rencana FFE. Setelah rencana itu dibatalkan, AFC belum mengeluarkan pernyataan tambahan, dan sejauh ini hanya Yordania yang menyatakan tidak akan memilih Infantino. Sementara itu, Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) justru memberikan dukungan bulat kepada Infantino.

Oseania melalui OFC belum mengeluarkan sikap resmi sebelum pertemuan bulan depan. Namun presiden OFC Lambert Maltock sempat menyebut Infantino sebagai pemimpin par excellence dan memuji investasinya di sepak bola akar rumput. Ini memperjelas bahwa kritik keras terhadap Infantino lebih banyak datang dari Eropa dan sebagian Amerika Utara, sementara kawasan lain masih memberinya ruang.

Bagaimana Proses Pemilihan Presiden FIFA Berjalan?

Aturan FIFA membatasi maksimal tiga masa jabatan berdurasi empat tahun untuk seorang presiden. Infantino biasanya tidak lagi bisa mencalonkan diri pada Maret tahun depan karena sudah dua kali terpilih. Namun masa jabatan pertamanya yang hanya tiga tahun setelah menggantikan Sepp Blatter pada 2016 dianggap tidak dihitung, sehingga ia bisa kembali maju untuk periode keempat.

Infantino terpilih tanpa perlawanan pada 2019 dan 2023. Sebelum kontroversi FFE muncul, tampaknya ia akan kembali melenggang pada pemilihan 2027. Kini UEFA dan para penentangnya harus mencari kandidat yang bersedia menantangnya.

Batas pengajuan kandidat adalah 18 November, dengan syarat membawa setidaknya lima surat dukungan dari asosiasi anggota. Pemilihan akan digelar dengan suara rahasia pada Kongres FIFA ke-77 di Rabat, Maroko, pada 18 Maret. Jika hanya ada dua kandidat, pemenang cukup meraih mayoritas sederhana dari 211 asosiasi anggota.

Jika tiga kandidat atau lebih yang maju, aturan mainnya berubah. Seorang kandidat harus meraih 75 persen suara untuk menang langsung, dan bila ambang itu tidak tercapai, kandidat dengan suara terendah akan gugur. Setelah kandidat menyisakan dua orang, pemenang cukup ditentukan lewat mayoritas sederhana.

Analisis: Seberapa Kuat Posisi Infantino?

Infantino masih punya waktu sekitar tujuh bulan untuk mengunci dukungan sebelum pemilihan. Salah satu cara yang biasa ia gunakan adalah terbang ke berbagai negara dan bertemu langsung dengan as

Exit mobile version